Penerimaan PAD Papua 2023 melampaui target Rp1,37 triliun

Biak – otoritas Provinsi Papua mengumumkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) per 20 Desember 2023 melampaui target yakni sebesar  Rp1,37 triliun atau mencapai 116,3 persen dari target Rp1,117 triliun.

"Hasil PAD Papua melebihi dari target sebesar Rp1,117 triliun," ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah Papua Setyo Wahyudi pada peresmian Kantor UPTD Samsat, Kamis.

Diakuinya, meskipun kondisi pada waktu ini dengan adanya pembentukan tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) tetapi PAD Papua melebihi target.

Menurut dia, eksekutif Provinsi Papua membutuhkan dana yang dimaksud besar untuk melaksanakan pembangunan, Selain itu juga perlu mengantisipasi kondisi di tempat tahun yang akan datang semakin sulit.

Sebab, lanjut dia, akan terjadi inovasi regulasi pajak area dan juga retribusi area yang mempengaruhi struktur pendapatan daerah.

"Kita perlu antisipasi kondisi yang dimaksud secara kritis dengan berupaya secara maksimal di menggali peluang PAD yang mana ada pada tempat ini," kata Setyo membacakan sambutan Penjabat Gubernur Papua Ridwan Rumasukun.

Ia berharap, kantor Samsat Biak turut berperan penting peningkatan kapasitas fiskal area sebab menjadi sumber pendapatan bagi Biak.

"Dimana pajak area provinsi yang mana dipungut kantor Samsat Biak di tempat stor kembali ke kabupaten pada bentuk dana bagi hasil pajak provinsi," katanya.

Ia berharap, kapasitas fiskal Biak Numfor semakin meningkat bilamana amanat Undang-Undang Nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan pusat serta daerah.

Karena dalam di aturan ini, menurut Setyo, sudah pernah mengatur tentang pajak area dan juga retribusi daerah.

"Berdasarkan aturan ini ada tambahan jenis pajak tempat Kota Biak Numfor yakni opsen pajak kendaraan bermotor juga bea balik nama kendaraan bermotor.

"Dimana pemungutannya dijalankan bersamaan dengan pemungutan pajak kendaraan bermotor di dalam kantor bersatu Samsat," katanya.

Peresmian kantor Samsat Biak yang digunakan dibangun pada tahun 2023 menghabiskan biaya sebesar Rp9,76 miliar. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *