Proyek Rempang Eco-City, 94 KK telah menempati hunian sementara

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau mencatatkan data sebanyak 94 kepala keluarga (KK) sudah ada menempati hunian sementara pada mengupayakan Rencana Rempang Eco-City.

Kepala Biro Humas Promosi serta Protokol Ariastuty Sirait di keterangan yang diterima di dalam Batam, Kamis menjelaskan progres perpindahan terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang akan terus berlanjut.

"BP Batam terus mengupayakan percepatan realisasi penanaman modal di tempat Rempang. Pergeseran terhadap warga yang tersebut terdampak pengembangan pun membutuhkan waktu yang mana bukan sebentar serta ketika ini prosesnya masih terus berlangsung," kata Ariastuty.

Ia juga memahami antusias warga yang tersebut menginginkan penyelenggaraan hunian baru segera terealisasi.

Kata dia, pada akhir bulan Desember ini akan mulai dibangun rumah contoh di dalam Tanjung Banon sebagai lokasi relokasi warga terdampak, sehingga rumah yang disebutkan ditargetkan sudah ada selesai serta dapat dinikmati oleh warga pada tahun depan.

"Semoga semua prosesnya sanggup berjalan lancar sesuai yang dimaksud sudah pernah direncanakan," ujar dia.

Sementara itu, warga Rempang antusias menyambut terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2023.

Bukan tanpa alasan, Perpres yang dimaksud mengatur tentang penanganan dampak sosial kemasyarakatan pada rangka penyediaan tanah untuk pengerjaan nasional tersebut, menjadi landasan penting guna mewujudkan hunian baru bagi penduduk Rempang.

"Kami menggalang acara pemerintah kemudian semoga pembangunan rumah baru untuk warga berjalan lancar," ujar warga Desa Pasir Merah Maimunah.

Ia berharap kegiatan yang tersebut diproyeksikan sebagai mesin dunia usaha baru di area Indonesia ini dapat mengakibatkan kemajuan dunia usaha bagi Batam, khususnya warga jika Rempang.

"Kami pun pindah ke hunian sementara ini tidak ada ada yang memaksa. Memang keinginan sendiri," ujar dia.

Senada dengan Maimunah, warga lainnya Ernawati, juga menyatakan dirinya membantu penuh realisasi acara pengembangan Rempang.

"Semoga programnya lancar juga kami pun mampu lebih tinggi forward ke depannya," ujar Ernawati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *